Langsung ke konten utama

Working on for TV for a while...

I've been working for TV for a while as director. I've made 3 film for tv (FTV) each duration is 85minutes. The program called "Bioskop Indonesia"  its a horror film for tv. kinda enjoy this process because although it's very hectic and stressful, I could keep doing filmmaking. sharpening my film directing sense.

Bioskop Indonesia :
1. 15 cm
2. Teror Karantina
3. Sleepwalker




And now i'm working on another FTV but for different station.

membuat film untuk konsumsi TV  buat gue engga mudah, karena setiap station punya approachnya masing masing, beda-beda baik dari segi quality control sampe selera penonton. jadi gue mesti menyesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh station. gue pun banyak melakukan penyesuaian, karena gue biasa bertutur secara visual di film, harus menyesuaikan diri dengan approach yang diinginkan pihak station,dan ini gak mudah. gue butuh waktu untuk ini.

apalagi dengan shooting days yang hanya 5 hari dan persiapan 3-5 hari ini sangat mengerikan bagi sutradara yang biasa bikin film. tapi gue belajar banyak dari ngebuat FTV.

sebenernya gue dulu udah pernah bikin 2 FTV drama. tahun 2008. cerita cinta-cintaan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petak Umpet Minako All About Growing Up With Manga and Anime

Petak Umpet Minako is an Indonesian movie based on Indonesian best selling survival horror novel. The story is about young people who held a school reunion and plays a highly known Japanese hide and seek alone Hitori Kakurenbo. Hitori Kakurenbo requires a doll for the medium for the spirit to possessed who who will turn as the seeker. When the spirit comes, everybody runs for their life not only chased by the doll but also their haunting past life. The spirit that possessed the doll named Minako. Minako chase all the participant of the game and take their soul. As Minako collects more souls it gradually turns into a perfect form. I’m an Indonesian director who grows with Japanese cultures and admires how Japanese forms their cultures into a popular culture for their young generation. Not even for the Japanese, but also internationally. As I wrote the script the characterization of the characters is very manga-like character design. The way the actors acts in someway is unrealistic, b...

"Dunia Sempit" sebuah awal perjalanan

"Dunia Sempit" sebuah warna-warni yang berbeda Inka, salah satu model dan juga teman gue. Pemotretan "STOP Bully" yang akan diadakan pameran fotonya pada tanggal 1 Desember 2011. Egi salah satu model Vita, she's the best. Dia adalah teman deket gue, temen curhat gue. she's big and she look marvelous. Dia main di "Dunia Sempit" short film dan di "Kotak Musik". Me and Ririe Bogar pendiri Xtra - L Community. "STOP BULLY" adalah sebuah pameran foto yang akan diadakan di Pejaten Village. Dengan menampilkan model-model bertubuh besar dengan penampilan yang memukau. Tujuan dari pameran foto ini adalah untuk membangun awareness masyarakat mengenai bully yang terjadi diantara orang-orang bertubuh besar ini. Seringkali kita engga sadar dalam kehidupan sehari-hari kita, bahwa kita telah menyakiti mereka hanya dengan ejekan BADAK, GAJAH, KINGKONG dan bentuk-bentuk lain yang menyimbolkan ukuran tubuh merek...

Film Horror The Mannequins Karya Billy Christian (Part 2)