Langsung ke konten utama

Billy Christian tulis dan sutradarai film horror The Mannequins

Halo guys, setelah rilis Rumah Malaikat saya mau bikin film baru nih, judulnya The Mannequins. Kebayang dong ceritanya tentang apa. Disela kesibukan dengan post production Petak Umpet Minako dan Mereka Yang Tak Terlihat, saya bikin film The Mannequins ini. Film ini diproduksi oleh production house yang bernama Tymora Films. Jadi jangan kaget ya kalo kok keliatannya saya produktif sekali membuat film. Petak Umpet Minako sendiri sudah mau rampung post productionnya.

Film The Mannequins ini adalah film ke-10 saya yang saya garap. Penasaran film apa aja yang udah saya buat? nih listnya :
1. Hi5teria produksi Starvision
2. Sanubari Jakarta produksi Lola Amaria
3. The Legend of Trio Macan produksi Radikal Films
4. 7 Misi Rahasia Sophie produksi Starvision
5. Tuyul Part 1 produksi Renee Pictures
6. Kampung Zombie produksi Maxima Pictures
7. Rumah Malaikat produksi SAS Pictures
8. Petak Umpet Minako produksi Nimpuna dan Rak Film films
9. Mereka Yang Tak Terlihat produksi Skylar Pictures
10 The Mannequins produksi Tymora films

Regina Rengganis (Petak Umpet Minako) dan Avril Sigarlaki (Rumah Malaikat) kembali bekerja sama dengan saya lewat film terbaru saya The Mannequins

Komentar

Pos populer dari blog ini

Film Rumah Malaikat dan 15 Pemain Cilik

Shooting dengan anak anak itu rasanya campur aduk, seneng karena ngeliat mereka ngegemesin semua tapi kesel karena ga gampang ngatur mereka. hahaha... memang harus sabar sih menghadapi anak anak. Kita harus masuk kedalam dunia mereka untuk berkomunikasi. pendekatan komunikasinya juga berbeda dengan orang dewasa.


Semua anak anak yang terlibat di film ini dipilih berdasarkan hasil casting mereka, tapi namanya juga anak anak semua sama aja bandelnya. Hffft... walaupun ada beberapa anak yang kalem kalem aja. 

Total anak anak yang di libatkan dalam film ini ada sekitar 15 anak. Untuk tokoh anak anak ada 5 orang anak yang menjadi fokus di cerita ini, masing masing memang gue pilih karena karakter yang sangat terlihat satu dengan yang lain. Untuk tokoh utama anak cowok bernama Arjanggi. Diperankan dengan baik oleh pemain cilik bernama Darren. Gue nemuin Darren ketika gue membuka casting untuk film sci-fi gue yang dipending tahun depan. 
Dulu waktu gue ngedirect FTV juga beberapa kali melibatkan…

Film Terbaru Billy Christian Rumah Malaikat. Siapa pemerannya?

Halo semuaaa...  akhirnya gw menyempatkan kembali mengupdate blog ini. Gw lagi bikin film baru judulnya "Rumah Malaikat". Film ini di produksi oleh Skylar Pictures / SAS Pictures (Valentine, Tebus, Guardian, etc). Nah di ph ini gue mengajukan sebuah film yang idenya memang dari gue sendiri judulnya Rumah Malaikat. Skenario gue juga yang nulis. Karena gue pengen nyoba aja nulis sendiri film yang mau gue buat.


CAST

Untuk para pemainnya gue percayakan ke Mentari De Marelle yang mencuri perhatian gue di film LDR (produksi Maxima Pictures), sebenernya pengen pake Mentari di Kampung Zombie, tapi ya emang belum jodoh yaaa... Mentari di film ini sebagai karakter Alexandra.




Roweina Umboh, sebelumnya pernah kerja bareng gue di 7 Misi Rahasia Sophie, semenjak itu gue jatuh cinta ke akting beliau. Makanya pengen kasih tantangan baru di film gue yang ini. Mba Roweina berperan sebagai Ibu Maria.

Dayu Wijanto, gue jatuh cinta sama mba Dayu di film Selamat Pagi, Malam garapan Lucky Kuswandi.…

KAMPUNG ZOMBIE, CATATAN KECIL SUTRADARA

Hari ini 18 Maret 2015 film zombie Indonesia yang berjudul Kampung Zombie yang disutradarai Billy Christian pertama kali diputar untuk khalayak umum. Film ini dibintangi oleh putra Ahmad Dhani-Maia  yang bernama El Rumi, Luthya Sury, Kia Poetri, Ali Mensan dan Axel Matthew Thomas yang juga anak selebritis Jeremy Thomas- Ina Thomas.










Film ini pertama kali saya buat konsepnya sekitar 7 tahun yang lalu. Karena saya sangat suka film horor dan saya jenuh dengan perfilman horor Indonesia yang menghadirkan hantu yang sama. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat film zombie. Sebagai sutradara muda Indonesia saya merasa bertanggung jawab menyajikan tontonan yang menarik namun tidak kehilangan identitas lokalnya. Oleh karena itu saya memiliki visi bahwa film ini harus kuat unsur lokalnya. Penonton film Indonesia yang mayoritas adalah remaja, memang harus disuguhi konten lokal, agar mereka mengenal budaya mereka, kearifan lokal mereka. Oleh karena itu saya ingin menggabungan elemen pop dengan kon…